● LIVE
Dunia

Kasus Remaja Mendapat Perawatan Imbas Judi di Korea Selatan Naik 40 Persen

R

Redaksi

Ilustrasi Aplikasi Judi Online di Asia Timur. (Foto: NHK)
Ilustrasi Aplikasi Judi Online di Asia Timur. (Foto: NHK)

Singkatnya

Sebanyak 5.838 remaja Korea Selatan mendapat perawatan atau konseling masalah judi pada 2025, naik 40,9 persen. Judi online ilegal mendominasi kasus.

Seoul, 18 September 2026 – Jumlah remaja di Korea Selatan yang mendapatkan perawatan atau konseling akibat masalah perjudian mengalami peningkatan tajam sepanjang 2025. Data terbaru menunjukkan terdapat 5.838 orang berusia 19 tahun ke bawah yang memperoleh layanan penanganan terkait kecanduan atau masalah perjudian.

Seperti dikutip dari laman Korea Times, angka tersebut meningkat 40,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data itu disampaikan National Gambling Control Commission kepada anggota parlemen Lim Oh-kyeong dari Partai Demokrat Korea.

Peningkatan tersebut menjadi perhatian karena perjudian di kalangan remaja semakin berkaitan dengan aktivitas digital. Berdasarkan klasifikasi masalah perjudian, perjudian online ilegal menjadi kategori dengan proporsi terbesar, mencapai 57,7 persen dari kasus yang tercatat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa akses terhadap layanan perjudian melalui internet menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya perlindungan anak dan remaja.

Selain jumlah remaja yang telah mendapatkan penanganan, data tersebut juga menunjukkan adanya kelompok yang dinilai memiliki risiko tinggi mengalami masalah perjudian. Sepanjang 2025, sebanyak 24.474 remaja masuk dalam kategori kelompok berisiko tinggi.

Namun, tidak seluruh remaja dalam kelompok tersebut mendapatkan layanan lanjutan. Dari puluhan ribu remaja yang dikategorikan berisiko tinggi, hanya 1.235 orang yang dirujuk kepada Korea Problem Gambling Agency.

Lembaga tersebut merupakan badan negara yang menyediakan berbagai layanan terkait masalah perjudian, mulai dari pencegahan, konseling, hingga rehabilitasi bagi individu yang mengalami persoalan perjudian.

Perbedaan antara jumlah remaja yang dikategorikan berisiko tinggi dan mereka yang memperoleh rujukan menjadi salah satu persoalan yang mendapat sorotan dari anggota parlemen.

Lim Oh-kyeong menilai sistem penanganan dan evaluasi program pencegahan perlu diperbaiki secara menyeluruh agar kebijakan perlindungan remaja dapat berjalan lebih efektif.

“Kita perlu melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan kinerja kebijakan pencegahan untuk memastikan perlindungan bagi remaja,” kata Lim.

Peningkatan kasus penanganan perjudian remaja juga memperlihatkan tantangan yang muncul seiring semakin mudahnya akses terhadap layanan digital. Perjudian online ilegal dapat diakses melalui perangkat yang digunakan sehari-hari, sehingga upaya pencegahan tidak hanya membutuhkan pendekatan pada individu, tetapi juga pengawasan terhadap lingkungan digital.

Data tersebut menjadi dasar bagi dorongan untuk memperkuat kebijakan pencegahan, mekanisme deteksi kelompok berisiko, serta sistem rujukan bagi remaja yang membutuhkan bantuan.

Dengan jumlah kasus yang terus meningkat, perhatian terhadap masalah perjudian remaja di Korea Selatan tidak hanya menyangkut aspek penanganan, tetapi juga bagaimana memastikan program edukasi dan pencegahan mampu menjangkau kelompok berisiko sebelum persoalan berkembang menjadi lebih serius.

Diunggah 18 September 2026 pukul 18.29

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar