Istri dan Anak Jurnalis iNews Yudhistiro Pranoto Tabur Bunga di Lokasi Hilangnya Arupadatu 1
Redaksi

Singkatnya
Istri dan anak jurnalis iNews Yudhistiro Pranoto melakukan tabur bunga di perairan Selat Sunda, lokasi terakhir speed boat Arupadatu 1 hilang kontak.
Cilegon, 18 September 2026 – Suasana penuh haru mewarnai perjalanan keluarga Yudhistiro Pranoto, jurnalis iNews yang menjadi salah satu penumpang speed boat Arupadatu 1. Bersama sejumlah rekan media, istri dan anak Yudhistiro bertolak menuju perairan Selat Sunda untuk memberikan penghormatan di lokasi terakhir kapal tersebut diketahui keberadaannya.
Perjalanan dilakukan menggunakan KN SAR Tetuka dari Pelabuhan Pelindo 3 Ciwandan, Kota Cilegon, Jumat (18/9/2026). Selain membawa keluarga korban, kapal tersebut juga mengangkut sejumlah awak media yang turut memberikan dukungan kepada keluarga serta ingin melihat langsung proses pencarian.
Speed boat Arupadatu 1 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda. Kapal tersebut membawa delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Setelah KN SAR Tetuka tiba di sekitar koordinat yang menjadi lokasi terakhir hilangnya kontak Arupadatu 1, keluarga Yudhistiro melakukan tabur bunga ke laut. Istri dan anak Yudhistiro tampak memberikan penghormatan dengan penuh kesedihan.
Tabur bunga tersebut menjadi simbol cinta dan doa keluarga di tengah proses pencarian yang masih berlangsung. Mereka berharap seluruh korban, termasuk Yudhistiro, dapat segera ditemukan dan proses pencarian yang dilakukan tim gabungan berjalan lancar.
Kehadiran keluarga di lokasi juga mendapat dukungan dari rekan-rekan media. Perjalanan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para korban, tetapi sekaligus menjadi kesempatan untuk mendampingi keluarga dalam menghadapi masa sulit selama operasi pencarian berlangsung.
Tim SAR Gabungan hingga kini masih melakukan upaya pencarian di wilayah perairan Selat Sunda. Operasi dilakukan melalui penyisiran di sejumlah sektor dengan dukungan berbagai unsur dan sarana pencarian, termasuk pemantauan dari udara.
Luasnya wilayah perairan serta kondisi laut menjadi bagian dari tantangan yang dihadapi petugas dalam menemukan keberadaan speed boat maupun para penumpangnya.
Bagi keluarga Yudhistiro, perjalanan menuju lokasi terakhir Arupadatu 1 memiliki makna yang mendalam. Tabur bunga di tengah perairan Selat Sunda menjadi cara mereka menyampaikan doa dan harapan sekaligus memberikan penghormatan kepada Yudhistiro dan seluruh penumpang yang masih dalam pencarian.
Di tengah ketidakpastian, keluarga dan rekan-rekan korban masih menaruh harapan pada proses pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan. Mereka berharap upaya tersebut segera membuahkan hasil dan memberikan kepastian bagi seluruh keluarga yang menunggu.